Kamis, 17 Maret 2011

sel hewan dan sel tumbuhan

I.Praktikum ke :2

II.Tanggal Praktikum : 16 Oktober 2008

III.Judul Praktikum : Mengenal sel tumbuhan dan sel hewan

IV.Tujuan Praktikum :Untuk melihat dan mengetahui perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan

V.Landasan teori :

Sel merupakan struktur dasar kehidupan,yang merupakan inti terkecil penyusun mahkluk hidup. Konsep sel telah mengalami perubahan lebih dari 300 tahun.

Sejarah perkembangan teori sel.

o Anthony van Leeuwenhoek adalah orang pertama yang menggambar bentuk bakteri,protozoa,dan sperma.

Leeuwenhoek (1632-1723),ahli mikroskopis kebangsaan belanda merupakan orang pertama yang menggunakan dan membuat mikroskop untuk mempelajari berbegai objek biologi.Melalui mikroskopnya ia melihat benda-benda mikroskopis yang bergerak-gerak di air kolam.Sifat keingintahuannya mendorongnya untuk mempelajari yang lainnya misalnya:darah,semen(cairan mani),feses dan email gigi.Leeuwenhooek merupakan orang pertama yang melihat satuan-satuan tunggal dan mengakuinya sebagai satuan kehidupan,Saat itu,ia tidak menyebutkan sebagai sel melainkan sebagai hewan-hewan kecil yang ia lihat bergerak-gerak dalam air.

o Robert Hooke,orang pertama yang menemukan adanya sel dalam jaringan.Hooke yang pertama kali memperkenalkan istilah sel(1635-1703),seorang ilmuan berkebangsaan Inggris yang tertarik dengan temuan Leeuwenhoek tentang dunia mikroskopis.Ia memilih mempelajari sayatan tipis dari gabus,suatu jaringan yang berasal dari kayu pohon oak,Ia melihat suatu massa persegi berupa kotak-kotak kosong yang mengingatkanya pada bentuk sekat-sekat ruangan atau kamar sehingga ia menyebutnya istilah sel(cellula=kamar).Penggunaan istilah sel berlangsung pada tahun 1966 (sebagian mencatatnya tahun 1965),yaitu pada saat mempublikasikan bukunya yang berjudul Micrographia.Hingga saat ini istilah sel masih digunakan untuk memahami satuan-satuan bentuk dasar yang membangun makhluk hidup.

o Schleiden dan Schwan,dinggap sebagai orang yang paling berjasa menemukan teori sel.Pada tahun 1838,Mathias Jakob Schleiden,seorang ahli botani menyatakan bahwa semua tumbuhan tersusun atas satuan-satuan kecil seluler.Pada tahun 1839,Pendapat yang sama dikemukan oleh Theodor Schwan seorang ahli zoologi menyatakan bahwa semua hewan terdiri atas sel-sel.Schleiden dan Schwan,keduanya berkebangsaan Jerman merumuskan suatu generalisasi yang kemudian berkembang jadi teori sel.Mereka mengemukakan bahwa semua tumbuhan dan hewan tersusun atas sel-sel.Sel adalah unit struktural dan fungsional dari semua organisme.

o Selanjutnya,Rudolf Vircchow (1858) melengkapi rumusan teori sel tersebut dengan temuannya,bahwa setiap sel berasal dari sel-sel yang telah ada sebelumnya, omnis cellula e cellula.

o Segera setelah istilah sel dikenal,dikemukakan pula bahwa bagian penting dari sel adalah bagian dalam dari dinding sel (isi sel). Isi sel terdiri atas materi hidup yang dikenal dengan istilah protoplasma berarti zat pertama yang dibentuk.Istilah protoplasma sengaja diberikan saintis untuk membedakan antara bagian hidup dengan dinding sel yang mati.Satu bentuk dari protoplasma yang lebih kentaldan lebih gelap dari keadaan sekitarnya,disebut nukleus.Sitoplasma adalah nama yang diberkan untuk bagian yang lebih cair dari protoplasma.Perlu kalian ketahui,istilah protoplasma ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1839 oleh J.Purkinye,seorang ahli fisiologi.

o Seiring dengan perkembangan mikroskop cahaya dan mikroskop elektron,serta tekhknik pewarnaan yang lebih maju maka terungkap bahwa didalam protoplasma terdapat beberapa stuktur yang biasa disebut organel.Pada umumnya organel-organel tersebut bersifat peka terhadap reaksi-reaksi kimia sehingga ssangat essensial bagi kehidupan sel.Tugas utama suatu organel berhubungan dengan struktur organel tersebut.Masing-masing organel merupakan pelaksana sel yang dinamis yang dapat merubah bentuk dan ukuran untuk melakukan kerja.Mereka ada yang mengelilingi sel dan beberapa diantaranya mampu menduplikasikan dirinya

.

Teori sel:

1. Semua organisme terdiri atas sel

2. Sel adalah unit struktural dan fungsional

3. Sel berasal dari sel-sel sebelumnya.

Struktur dan fungsi sel.

Sel adalah unit fugsional dan stuktural dalam kehidupan. Sebagai unit fungsional di dalam sel berlangsung semua reaksi kimia dan berbagai proses hidup.Sebagai unit stuktural,sel merupakan bagian dari komponen penyusun jaringan makhluk hidup.

Secara stuktural,Sel dibagi 2 kelompok utama yaitu:

1. Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki membran inti.Artinya materi inti berupa ADN tidak diselaputi oleh suatu membran.Contohnya: bakteri

2. Sel eukariotik adalah sel yang memiliki membran inti umumnya memiliki organel-organel sel,meliputi anggota dari protista,jamur,tumbuhan dan hewan.

Sel Tumbuhan dan Hewan.

. Umumya kedua macam sel inii berukuran 30 mikron sampai 50 mikron.

Bagian-bagian penyusun sel:

Sel tediri dari 3 bagian utama yaitu membran plasma,sitoplasma dan organel-organel.

  1. Membran plasma adalah suatu lembaran tipis yang memisahkan sel dengan dunia luarnya.Model untuk menjelaskan membran plasma adalah model mosaik cair,yang dikembangkan oleh S.Jonathan Singer dan Grath Nicholson tahun 1972,kata mosaik berhubungan dengan aneka macam protein yang tersebar pada membran fosfolipid.Menurut model ini,sebuah membran plasma terdiri atas lapisan ganda yang disusun atas fosfolipid dan protein.Lapisan itu dapat ditembus sehingga memungkinkan molekul-molekul tertentu masuk dan keluar dari sel. Pada struktur model mosaik cair,kepala tiap-tiap molekul fosfolipid ditarik air sehingga disebut hidrofilik (suka air, hidro = air,phile =suka),sementara itu,ekor atau ujung yang lainnya ditolak air sehingga disebut hidrofobik (menolak air, hidro =air, phobia = takut).

Membran plasma berfungsi sebaga pembatas antara sel dan lingkungan luarnya,melindungi isi sel agar tidak keluar meninggalkan sel,mengatur pertukaran zat yang masuk atau keluar sel,dan melakukan seleksi terhadap zat-zat yang boleh masuk atau meninggalkan sel,selain itu juga berperan sebagai tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia dan sebagai tempat reseptor (penerima rangsang )dari luar.

  1. Sitoplasma merupakan plasma atau cairan sel yang berada dalam sel selain dalam inti.Cairan sitoplasma biasa disebut sitosol,yaitu suatu cairan mirip jeli.Di dalam sitoplasma terdapat berbagai organel sel (seperti retikulum endoplasma ,badan Golgi ,mitokondria ,lisosom ,peroksisom ,vakuola,dan vesikel), protein,cadangan makanan dan berbagai substansi lainnya.

Fungsi sitoplasma adalah sebagai tempat berlangsungnya reaksi-reakksi kimia atau metabolisme sel.

  1. Organel-organel sel
    1. Nukleus atau inti sel merupakan stuktur yang sangat penting dalam sel eukariotik.Diameternya sekitar 5µm.Pada nukleus terdapat membran nukleus yang terdiri dari komponen fosfolipid dan protein.Berfungsi sebagai pintu gerbang lalu lintas ekstensif antara nukleus dan sitoplasma.Di dalam nukleus terdapat cairan matriks yang disebut nukleoplasma, nukleolus, dan kromosom. Nukleoplasma atau plasma inti merupakan cairan koloid yang terdiri atas campuran air pembangun struktur ribosom,asamm inti,dan material inti lainnnya.Nukleolus atau anak inti merupakan tempat pembentukan ribosom.Kromosom tempat informasi genetika atau gen.

Fungsi Nukleus adalah menyimpan informasi genetiha dan pusat pengendali aktivitas sebuah sel.

    1. Retikulum endoplasma merupakan organel sel berupa lipatan-lipatan dan tabung-tabung membran yang tersebar di seluruh sitoplasma yang merupakan tempat berlangsungnya reaksi kimia (misalnya:pertumbuhan dan perkembangan sel)dan menyimpan serta mendistribusikan materi.terbagi 2 yaitu RE kasar memiliki banyak ribosom sehingga berbinti-bintil sebagai tempat sintesis protein.RE halus tidak memiliki ribosom sebagai tempat sintesis lemak dan sedikkit hormon.
    2. Mitokondria panjangnya berkisar 2 – 5 µm dan berdiameter 0,5 – 1,0 µm.merupakan organel bermebran ganda berfungsi mengubah energi kimia untuk metabolisme sel.Sering disebut power house,pembangkit ATP dll.
    3. Plastida memiliki dua membran,terbagi tiga tipe:

Amiloplas: plastida tidak berwarna, biasanya berguna untuk menyimpan cadangan makanan, misalnya berupa pati

Kromoplas: plastida yang mengandung pigmen merah dan oranye.

Kloroplas: plastida yang mengandung pigmen hijau daun(klorofil),enzim,serta molekul-molekul lain yang berfungsi dalam fotosintesis.

    1. Alat – alat Golgi ditemukan tahun 1898.Nama Golgi diambil dari nama penemunya Camillo Golgi,seorang ilmuan berkebangsaan Italia.badan Golgi berfungsi untuk memroses dan mendstribusikan materi,tempat pengubahan enzim dari bentuknya tidak aktif ke bentuk yang aktif,sintesis lisosom.
    2. Lisosom,Cristian De Duve seorang ahli biokimia menyebut lisosoom sebagai kantong pembunuh diri.Penamaan ini berkaitan dengan kemampuan enzimnya yang dapat menghidrolisis inti sel

Fungsi lisosom:

1. Mencerna materi yang diambil secara endositosis

2. Autofagi, proses penyingkiran struktur yang tidak dikhendaki di dalam sel,misalnya menghancurkan organel lain yang sudah tidak berfungsi

3. Eksositosis, pembebasan enzim di luar sel,misalnya terjadi pada pergantian tulang rawan pada perkembangan tulang keras

4. Autolisis, merupakan penghancuran diri sel dengan cara membebaskan isi lisosom dalam sel.contoh:berudu dewasa akan menyerap kembali ekornya.

    1. Badan mikro(peroksisom) organel berbentuk bulat garis tengah 0,3 – 1,5 µm diselubungi membran tunggal dan enzim katalase yang bertindak sebagai katalisator dalam menguraikan hidrogen peroksida.Jadi fungsinya untuk mengurangi zat kimia beracun dan mengubah lipid jadi gula
    2. Vakuola adalah kantong berselaput selapis berisi cairan getah sel,larutan pekat garam mineral,gula,asam organik,oksigen,karbon dioksida,pigmen,dan sisa-sisa metabolisme lain

Fungsi vakuola:

a. Memasukkan air melalui tonoplas yang bersifat differensial permiable untuk membangun turgor sel.

b. Vakuola ada yang berisi pigmen dalam bentuk larutan seperti antosianin termasuk antosianin yang berwarna merah, biru, lembayung,gading,kuning.dan untuk memberi warna pada bunga,buah,pucuk dan daun.

c. Autolisis karena mengandung enzim hidrolitik

d. Menjadi tempat timbunan sisa – sisa metabolisme seperti kristal kalsium,oksalat,dan beberapa alkaloid,tanin.Sel khusus berfungsi seperti ini disebut latisifier pada Hevea brasiliensis dan Cannabis sativa.

e. Menjadi tempat penyimpanan zat makanan yang terlarut yang dapat digunakann sitoplasma misalnya sukrosa,garam mineral dan insulin.

    1. Mikrofilamen dan mikrotubulus untuk pergerakan internal dari bagian – bagian sel.
    2. Silia dan flagel untuk pergerakan sel
    3. Vesikel sebagai tempat penyimpanan,pencernaan intraseluler dan transpor.
    4. Dinding sel sebagai pelindung dan penunjang

Struktur dinding primer serat selulosa.antara dinding sel yang berdekatan ada hubungan melalui lubang yang amat lembut disebut plasmodemata fungsinya memberi fasilitas gerakan berbagai zat antar sel.Xilem dan Sklerenkim mengalami lignifikasi artinya pada lapisan selulosa mengalami pengendapan lignin sehingga membuat sel jadi kerut dan kaku tetapi tetap memiliki daya renggang dan tahan tekanan.

Perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan

Organel dan bagian lainnya

Hewan

Tumbuhan

Nukleus

Ada

Ada

Nukleolus

Ada

Ada

Sitoplasma

Ada

Ada

Golgi kompelks

Ada

Berupa diktiosom

Mitokondria

Ada

Ada

Grana

-

Ada

RE

Ada

Ada

Kromatin

Ada

Ada

Krista

Ada

Ada

Matriks

Ada

Ada

Ribosom

Ada

Ada

Lisosom

Ada

-

Kromosom

Ada

Ada

Sentriol

Ada

-

Sentrosom

Ada

-

Dinding sel

-

Ada

Lamela tengah

-

Ada

Membran inti

Ada

Ada

(monera tidak ada)

Stroma

-

Ada

Kloroplas

-

Ada

Vakuola

-

(kecuali protozoa)

Ada

Tonoplas

-

Ada

Mikrofilamen

Ada

-

Membran sel

Ada

Ada

Plasmodemata

-

Ada

Leukoplas

-

Ada

Plastida

-

Ada

VI. Alat dan bahan

Alat:

  1. Mikroskop
  2. Kaca objek dan kaca penutup
  3. Jarum besar bertangkai
  4. Pinset anatomi yang runcing
  5. Lampu/bunsen
  6. Pipet tetes

Bahan:

  1. Bulu/rambut tangkai benang sari Rhoeo discolor (tanaman jadam)
  2. Epitel mukosa mulut
  3. Metilen blue
  4. Tusuk gigi
  5. Kapas dan tissue

VII.Cara kerja

Kegiatan 1:

a. cabutlah beberapa helai rambut pada tangkai bunga Rhoeo discolor dengan pinset

b. Letakkan bahan tersebut pada kaca objek yang telah ditetesi air ledeng.Usahakanlah jangan sampai ada gelembung udara.Cara menutup kaca penutuppada objek adah sebagai berikut:

Mula-mula kaca penutup diletakkan miring pada salah satu ujung kaca objek yang ditahan oleh jarum bertangkai.Kemudian jarum perlahan ditarik sambil diturunkan sehingga kaca penutup turun sampai akhirnya menempel seluruhnya diatas kaca objek.Cara ini untuk menghindari terjadinya gelembung udara pada objek maupun sekitarnya yang akan diamati.

c. Amati objek tersebut dibawah mikroskop dengan perbesaran 10 kali,kemudian 40 kali.kenalilah bagian-bagian seperti dinding sel,sitoplasma,nukleus dan vakuola.

Gambarkan: Sel rambut Rhoeo discolor dan beri nama bagian-bagiannya.

Kegiatan 2: Preparat segar sel hewan

a. Sediakan kaca objek yang bersih

b. Koreklah bagian dalam dari pipi anda dengan tusuk gigi yang bersih

c. Sentuhkan sedikit material di ujung tusuk gigi itu pada kaca objek lalu beri sedikit tetesan metilen blue sebelum ditutup kaca penutup.Kelebihan metilen blue cuci dengan air mengalir,kemudian tutup pakai kaca penutup yang bersih.Cara menutup sama dengan pengerjaan yang sebelumnya. Lalu difiksasi.

d. Amati objek dibawah mikroskop dan mulailah pada perbesaran yang terkecil sampai yang terbesar

e. Kenalilah bagian-bagiannya seperti dinding sel,nukleus,sitoplasma dan vakuola.Carilah bagian yang transparan pada gambar itulah sel mukosa mulutnya sedangkan ditengah bagian yang transparan (bagian isi sel )yang peka terhadap metilen blue adalah nukleusnya

Gambarakan:sel mukosa mulut dan beri keterangan nama bagian-bagiannya,

VIII. Hasil pengamatan

IX.Pembahasan

Pada kegiatan 1,

mengamati Rhoeo discolor, pada mikroskop terlihat sel-sel yang tersusun rapat tidak ada ruang antar sel kalaupun ada sedikit sekali.

Bentukya tetap karena mempunyai dinding sel yang terbuat dari selulosa.Dinding sel ini terlihat disekeliling sel Rhoeo discolor ini.Selain dinding sel terlihat juga stomata.

Ketika mengamati kita harus serapi mungkin jangan sampai selnya terlipat karena akan menggangu pandangan sehingga sulit diamati.Selain itu,jangan terlalu banyak menetesi air dan gunakan cara yang benar ketika menutup kaca penutup untuk menghindari gelembung udara,baiknya gunakan jarum brtangkai.Karena jika banyak gelembung udara akan mempersulit pengamatan.

Pada kegiatan 2,

mengamati sel epitel mukosa mulut.Pada pengamatan ini menggunakan tekhnik pewarnaan dengan metilen blue. Metilen blue adalah golongan thianzine yang bersifat basa.dan polykromatis (yang dapat berubah menjadi zat warna lain secara spontan.Oleh karena itu,kelebihan metilen blue harus dicuci dengan air karena jika dicuci dengan alkohol akan merusak warna metakromatisnya.Golongan thianzine ini sangat peka jadi baiknya dicuci dengan air saja agar tidak mengurangi sifatnya. Merupakan michrome no.416,larut pada temperatur 15 ºC.air 9,5% alkohol 6,0% .molekulnya berisi cincin quinonoid melalui atom-atom N dan S








(CH3 )2N N(CH3)2Cl

Setelah pewarnaan dilanjutkan dengan fiksasi,ini dikarenakan apabila suatu sel tidak mengalami perlakuan apapun sel akan mengkerut dan jika dipertahankan bentuknya dalam keadaan basah,yaituu dengan meletakkannya pada larutan garam,maka akan membuat berkembangnya bakteri.Setiap sel mengandung enzim yang mengubah asam-asam amino menjadi protein penting dalam sel.Setelah sel itu mati,maka keadaan menjadi bersifat asam. Enzim-enzim yang semula mengubah asam amino menjadi protein sekarang bekerja pada arah yang berlawanan,yaitu mengubah protein dalam sel menjadi asam aminno yang mudah berdifusi keluar hal ini disebut otolisis.Dengan fiksasi kematian sel akan berlangsung dengan cepat tanpa merubah strukturnya.

Setelah diberi pewarnaan dan difiksasi,sel diamati pada mikroskop.

Kami melihat bentuk sel epitel mukosa muiut tidak tetap berbeda dengan sel Rhoeo discolor yang bentuknya tetap.Hal ini dikarenakan sel epitel mukosa mulut tidak memiliki dinding sel.

Yang terlihat adalah nukleus,sitoplasma dan membran plasmanya.

Sitoplasma berwarna transparan inilah mukosa mulutnya.Sitoplasma berwarna transparan karena sitoplasma mempunyai substansi dasar yang bersifat acidofil,oleh karena itu kurang peka terhadap pewarna yang bersifat basa seperi metilen blue,walaupun sitoplasma juga mengandung material yang bersifat basofil(RNA).Bagian yang peka terhadap metilen blue adalah nukleusnya yaitu yang terdapat ditengah bagian yang transparan.

Pertanyaan:

1. Apakah perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan?

Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan

Sel hewan

Sel tumbuhan

Bentuknya tidak tetap

Bentuknya tetap

-

Dinding sel

-

Grana

Lisosom

-

Sentiol

-

Sentrosom

-

-

Lamela tengah

-

stroma

-

kloroplas

-

tonoplas

Mikrofilamen

-

-

Plasmodemata

-

leukoplas

-

Plastida

2. Apa yang dapat dilihat jelas dari suatu sel?

Sel tumbuhan:dinding sel dan stomatanya

Sel hewan:nukleus,membran plasma dan sitoplasma

3. Apa sebabnya untuk menutup kaca penutup diperlukan jarum bertangkai?

Hal ini disebabkan karena jika kita tidak meggunakan jarum bertangkai akan mempersulit kita menutup kaca penutup pada kaca objek.apabila kaca pentup tidak menempel dengan tepat pada kaca objek kemungkinan akan menimbulkan gelembung udara,yang akan mengaggu pengamatan kita.

4. Jelaskan mengapa kelebihan metilen blue harus dicuci dengan air mengalir?

Metilen blue adalah golongan Thiazine yang bersifat basa dan polykromatis (yang dapat berubah menjadi zat warna lain secara spontan).Oleh karena itu,kelebihan metilen blue harus dicuci dengan air mengalir karena warna metakromatisnya yang peka.Apabila dicuci dengan pencuci lain seperti alkhohol akan merusak warna metakromatisnya.

X. Kesimpulan

Dari hasil praktikum dapat disimpulkan bahwa:

1. Sel merupakan inti terkecil penyusun makhluk hidup

2. Sel hewan berbeda dengan sel tumbuhan

sel hewan

sel tumbuhan

Bentuknya tidak tetap

Bentuknya tetap

Tidak memiliki dinding sel

Mempunyai dinding sel

Tidak memiliki stomata

Memiliki stomata

3. Yang dapat dilihat jelas dari sel tumbuhan pada mikroskop adalah:dinding sel dan stomatanya

Sedangkan pada sel hewan adalah: membran sel,sitoplasma,dan nukleus

4. Sel mukosa mulut yang berwarna transparan adalah sitoplasma,bagian tengah yang peka terhadap metilen blue adalah nukleus

XI.Daftar Pustaka

Brooks, Geo F.2001.Mikrobiologi Kedokteran.Jakarta:Salemba Medika

Campbell,Neil A.2000.Biologi Edisi Kelima.Jakarta:Erlangga

Suntoro,Handari S.1983.Metode Pewarnaan.Jakarta:Bratara Aksara

Tim Dosen Biologi Umum.2008.Panduan Praktikum Biologi Umum.Inderalaya:Unsri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar