I. Praktikum ke : X
II. Tanggal Praktikum : 11 Desember 2008
III. Judul Praktikum : Pengamatan Mitosis Sel pada Akar Bawang Merah
IV. Tujuan : 1. Menentukan tempat terjadi mitosis.
2. Menunjukkan bahwa mitosis terjadi melalui beberapa tahap.
V. Landasan Teori
Pembelahan sel melalui suatu siklus. Siklus sel adalah suatu peristiwa yang mempunyai urutan tertentu, dan setelah meliputi semua tahap atau fase akan kembali ke fase semula.
Tahap Interfase.
Pada tahap interfase, sel dianggap istirahat dan proses pembelahan. Meskipun demikian, sebenarnya tahap interfase merupakan tahap yang aktif dan penting untuk mempersiapkan pembelahan. Persiapan berupa replikasi DNA (melipatgandakan DNA dan satu salman menjadi dua salman). Pada umunmya, sebagian besar waktu hidup sel (90%) berada pada tahap ini. Selanjutnya interfase dibagi lagi ke dalam fase gap-1 (G1), fase sintesis (S), dan fase gap-2 (G2).
• Fase gap-i (G1)
Pada fase Gl sel-sel belum mengadakan replikasi DNA,
sehingga DNA masih berjumlah 1 salinan (1c = 1 copy =salinan), dan diploid (2n).
• Fase sintesis (S)
Pada fase S DNA dalam inti mengalami replikasi (penggandaan jumlah salinan) sehingga pada fase sintesis akhirnya menghasilkan 2 salinan DNA dan diploid (2c, 2n).
• Fase gap-2 (G2)
Pada fase G2 replikasi DNA telah selesai, dan sel bersiap-siap mengadakan pembelahan.

Tahap Kariokinesis:
Kariokinesis adalah tahap pembelahan inti sel, terdiri dari fase:
a.Profase
b.Metafase
c.Anafase
d.Telofase
Fase profase
Profase merupakan fase awal dan fase pembelahan sel.
Pada profase terjadi:
- Benang-benang kromatin berubah menjadi kromosom, kemudian setiap kromosom, membelah menjadi kromatid yang sentromernya masih satu.
- Dinding inti dan anak inti (nukleous) menghilang.
- Pasangan sentriol berpisah dan bergerak menuju kutub yang berlawanan.
- Serat gelendong terbentuk di antara kedua kutub pembelah.

Fase Metafase
Pada metafase setiap kromosom yang terdiri dari sepasang kromotid menuju ke tengah sel dan berkumpul pada bidang pembelahan (bidang ekuator), dan menggantung pada serat gelendong (benang-benang spindel) melalui sentromernya.
Fase Anafase
- Sentromer tiap kromosom membelah menjadi 2 (dua) beserta masing masing satu kromotid.
- Tiap kromotid berpisah dan pasangannya, kemudian menuju kutub yang berlawanan;
- Pada akhir anafase semua kromotid telah sampai pada kutub masing masing.
Fase Telofase
- Kromotid berubah menjadi benang-benang kromatin.
- Serat gelendong
- Terbentuk dinding inti dan nucleolus sehingga terbentuk 2 inti baru.
- Terjadi pembelahan sitoplasma atau sitokinesis terbentuk membran sel pemisah di tengah bidang pembelahan, sehingga terbentuk 2 sel anak yang mempunyai jumlah kromosom yang sama dengan induknya.
Tahap sitokinesis terjadi pembelahan sitoplasma yang diikuti dengan pembentukan sekat sel yang baru. Sekat memisahkan dua inti tersebut menjadi dua sel anakan.
Pada sel tumbuhan terdapat dinding sel yang keras.
Oleh karena itu, cara sitokinesis sel tumbuhan berbeda dengan sel hewan. Sel tumbuhan yang telah mengalami kariokinesis segera membentuk sekat sel (cell plate) di sekitar berkas bidang pembelahan. Sekat ini mula-mula terbentuk vesikel membran yang berasal dari badan Golgi. Vesikel tersebut diarahkan sepanjang benang spindel di bidang ekuator Vesikel-vesikel tersebut kemudian mengalami fusi (penyatuan) membentuk membran, dan diikuti dengan terbentuknya dinding sel yang baru.

Sitokinesis pada sel tumbuhan. (a) Vesikel mengumpul di ekuator
benang spindel. (b) Terjadi fusi vesikel, (c) Terbentuk sekat sel
(d) terbentuk dua sel anakan.
Mitosis pada animal

Mitosis pada akar bawang merah

Keterangan:
- Profase. Kromatinya memadat, Nukeolus masih jelas terlihat tetapi akan segera mulai menghilang.Walaupun belum terlihat dalam mikrograf ini, gelendong mitotik mulai terbentuk.
- Prometafase. Kita sekarang melihat kromosom yang terpisah; masing-masing terdiri atas dua kromatid saudara identik yang saling melekat. Kemudian pada prometafase ini selubung nukleus akan terfragmentasi dan mikrotubula gelendong akan melekat pada kinetokor kromosom.
- Metafaase. Gelendong telah lengkap, dan kromosom yang ditarik sama kuat oleh mikrotubula kinetokor yang datang dari kutub sel yang belawanan, berbaris pada pelat metafase.
- Anafase. Kromatid setiap kromosom telah terpisah dan kromosom anak berpindah ke kutub-kutub sel begitu mikrotubula kinetokornya memendek.
- Telofase. Nukleus anak terbentuk. Sementara itu sitokinesis mulai terjadi: Pelat sel, yang akan membagi sitoplasma menjadi dua, sedang tumbuh ke arah keliling sel induknya
VI. Alat dan Bahan
Alat:
1. Akar bawang merah (disediakan dengan cara menanam bawang merah yang telah dibersihkan lubangnya pada bejana berisi air; setelah 3 hari akan diproses akar yang panjangnya kira-kira 1 cm; lebih cepat tumbuhnya apabila bejana itu diletakkan di tempat yang gelap.
2. Zat warna asetokarmin (disediakan dengan cara memanaskan asam cuka 65% sampai mendidih kemudian diberi karmin sampai jenuh; tanda bahwa karmin telah jenuh adalah pada bejana terdapat serbuk karmin yang tidak mampu larut lagi).
Bahan
-Kaca arloji - Kaca Penutup
-Lampu spiritus - Mikroskop
-Pisau silet - Pensil bulat
-Kaca benda - Kertas saring
VII. Cara Kerja
1. Pembuatan sediaan
- Potonglah akar-akar yang tumbuh dari suing bawang merah; Rendamlah akar-akar mi dalam larutan asemto karmin yang telah disediakan dalam kaca arloji.
- Panaskan hati-hati kaca arloji beserta rendaman akar bawang merah itu. Sehingga zat wamanya akan meresap ke dalam jaringan meristem.
- Angkatlah sebelum larutan itu mendidih dan perhatikan dengan cermat tiap-tiap ujung akar yang telah direndam itu. Bagian yang berwarna merah insentif itulah jaringan maristemnya.
- Potonglah dan pisahkan yang telah berwarna merah insentif itu dengan pisau silet.
- Letakkan jaringan itu ke dalam setitik1arutan kaca benda. Cercalah jaringan itu dengan pisau silet.
- Tutup dengan kaca penutup, kemudian tekanlah kaca penutup itu dengan menggulungkan pensil bulat di atas kaca penutup. Lebih baik apabila kaca penutup dilapis lebih dahulu dengan sehelai kertas saring kertas isap.
- Untuk menjaga agar set warna tidak menguap, segellah pinggiran kaca penutup dengan lilin cair.
2. Pemeriksaan Sediaan
- Periksalah sediaan yang telah siap dibawah mikroskop. Perhatikan dengan cermat sel-sel yang terserak merata. Kebanyakan dari sel-sel itu tampak seperti sel-sel yang pernah kamu lihat pada waktu mengamati sel-se! epidermis bawang merah, dengan inti yang lebih jelas. Sel-sel ini dalam keadaan interfase
-Bandingkan bangun inti sel-sel ini dengan gambar 2-3.
- Selama profase selaput inti sel berangsur-angsur lenyap dan tampak benang-benang kromosom tersebar dalam sitoplasma. Kromosom ini tampak jelas karena mempunyai sifat mudah mengikat zat wama asetokarmin.
- Carilah beberapa sel yang memperlihatkan tahap profase. Periksalah lengan perbesaran kuat. Pertama-tama kromosorn itu memanjang, kemudian menjadi tebal dan pendek. Walaupun sangat sukar diamati, kromosom itu sedang mengalami duplikasi, yaitu membelah menjadi dua bagian yang berbentuk nama dan sebangun..
- Carilah sel-sel yang kromosomnya sedang berhadap-hadapan di tengah-tengah sel-sel inii menunjukkan tahap metaphase. Semacam ini terjadi apabila pandangan dilakukan dari samping ketengah-tengah sel. Apabila bayangan kita jatuh melalui kutub sel, kromosom-kromosm pada metaphase tampak teratur seperti bintang.
- sel-sel yang barisan kromosomnya sedang menjauh dari bidang sel. Sel ini sedang berada didalam tahap anaphase. Apabila pandangan itu jatuh melalui kutub sel kromosom - kromosom tampak teratur sebagai dua bintang. Dalam sel yang sedang membelah apabila diperiksa dengan cermat tampak berkas benang plasma yang halus. Inilah yang disebut gelendong pembelahan.
- Carilah sel-sel yang intinya telah terbagi dua dan masing-masing terdapat di dekat kutub-kutub sel. Sel-sel tersebut sedang dalam tahap telofase Pada beberapa sel di tengah-tengah gelendong pembelahan terjadi penebalan untuk sekat sel yang baru.
- Sel yang demikian ini menunjukkan tahap sitokinesis Sebagai akibatnya akan terbentuk dua sel baru.
VIII. Hasil Pengamatan
IX. Pembahasan
Pada praktikum ini kami mengamati akar bawang merah. Setelah diberi zat asetokarmin dan dipanaskan, ujung akar berwarna merah insentif yang merupakan jaringan meristemnya. Pada bagian inilah terjadi proses mitosis, yang terdiri dari beberapa tahap yaitu profase, metaphase, anaphase, dan telofase yang merupakan tahap kariokinesis. Tapi, kami hanya mendapatkan tahap interfase (fase istirahat) pada praktikum kami.
Pada tahap interfase ini bentuk sel tampak seperti sel-sel epidermis bawang merah, dengan inti yang lebih jelas.
Sedangkan ciri dari:
· Profase, selaput inti sel berangsur-angsur lenyap dan tampak benang-benang kromosom tersebar dalam sitoplasma, lalu kromosomnya mengalami duplikasi.
· Metafase, kromosom berhadap-hadapan di tengah-tengah sel (bidang ekuator)
· Anafase, kromosom membelah dan bergerak ke kutub yang berlawanan
· Telofase, terjadi pembelahan sitoplasma (sitokinesis) yang membentuk membran sel pemisah di tengah bidang pembelahan, sehingga terbentuk 2 sel anak yang mempunyai jumlah kromosom yang sama dengan induknya.
Pertanyaan:
1. Interfase sering disebut sebagai fase istirahat. Benarkah pernyataan itu, mengingat bahwa sel itu merupakan unit fungsional kehidupan?benar, tetapi walaupun dianggap istirahat, interfase merupakan tahap aktif dan penting untuk mempersiapkan pembelahan.
2. Pada hasil pembelahan sel secara mitosis, jumlah kromosom pada sel anak sama dengan jumlah kromosom sel mula-mula. Bagaimanakah keadaannya pada sel-sel kelamin?kromosomnya setengah pasang (haploid=n)dari sel mula-mula
3. Sel-sel kelamin seperti spermatozoa dan ovum merupakan sel-sel haploid. Bagaimanakah cara pembelahannya? secara meiosis



4. Dimanakah terjadi pembelahan metosis?
pada sel meristematis somatis (sel tubuh yang masih muda), seperti pada ujung akar dan ujung tunas
X. Kesimpulan
Berdasarkan hasil praktikum kami dapat menyimpulkan bahwa:
Mitosis terjadi selama pertumbuhan dan reproduksi aseksual. Pada organisme (hewan dan tumbuhan) mitosis terjadi pada sel meristematis somatis (sel tubuh yang masih muda) yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pada tumbuhan jaringan meristem itu teletak pada ujung akar dan ujung tunas batang.
Mitosis terjadi melalui beberapa tahap, yaitu Profase, Metafase, Anafase, Telofase yang merupakan tahap kariokinesis,
Dan tahap Interfase (fase istirahat) nucleus terlihat jelas, dan pada profase kromosom tampak jelas.
XI. Daftar Pustaka
Campbell, Neil A, dkk. 2000. Biologi Edisi Kelima-jilid 1. Jakarta: Erlangga
Suryo. 2001. Genetika Manusia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Tim Dosen Biologi Umum. 2008. Panduan Praktikum Biologi Umum. Inderalaya: Universitas Sriwijaya
Yatim, Wildan. 1974. Biologi. Bandung: Tarsito
New Casino in Dallas, TX - Dr.CMC
BalasHapusThe 부천 출장안마 new facility is 사천 출장샵 located just 용인 출장마사지 minutes west of the Cannon 보령 출장안마 Ronde in Austin, and the first casino to open in Austin, Texas, has 경기도 출장안마 a large casino